Cara Berguru Sistem Tutorial Kesetaraan Yang Baik Dan Benar Di Pnf

ADSENSE Link Ads 200 x 90
ADSENSE 336 x 280
Visiuniversal----Pendidikan nonformal berfungsi sebagai pengganti, penambah dan aksesori pendidikan formal dalam mendukung pendidikan sepanjang hayat (life long education). Maka pelaksanaan jalur pendidikan nonformal sanggup menggantikan pendidikan formal dalam ekspansi kanal pendidikan dasar dan menengah terutama bagi penerima didik yang tidak berkesempatan mengikuti sekolah formal. Selain itu, pendidikan nonformal juga berfungsi untuk menyebarkan potensi penerima didik dengan pemfokusan pada penguasaan pengetahuan, keterampilan fungsional, dan pengembangan perilaku serta kepribadian profesional. Dengan demikian, pendidikan kesetaraan dihargai setara dengan hasil acara pendidikan formal sesudah melalui proses penilaian penyetaraan oleh forum yang ditunjuk oleh Pemerintah atau pemerintah tempat dengan mengacu pada Standar Nasional Pendidikan (UU Sisdiknas 20 tahun 2003 pasal 26 ayat 1, 2 dan 6). 

Pendidikan nonformal berfungsi sebagai pengganti CARA BELAJAR SISTEM TUTORIAL KESETARAAN YANG BAIK DAN BENAR DI PNF
Warga Belajar Kesetaraan PNF
Penegasan wacana pendidikan kesetaraan melalui UU Sisdiknas 20 tahun 2003 ini penting untuk disosialisasikan pada masyarakat. Sekalipun setiap penerima didik yang lulus ujian kesetaraan khususnya untuk pendidikan dasar (program paket A dan paket B) mempunyai hak eligibilitas yang sama dan setara dengan pemegang ijazah SD/MI dan SMP/MTs untuk sanggup mendaftar pada satuan pendidikan yang lebih tinggi. Namun kesan yang muncul dari persepsi di masyarakat, tetap saja memandang rendah lulusan pendidikan kesetaraan. Hal ini terkait memang dengan mutu dan hasil lulusan kegiatan berguru di PNF dan kesetaraan sendiri. Karena itu untuk menghilangkan kesan rendah terhadap lulusan pendidikan kesetaraan, perlu kiranya kita kembangkan kegiatan pembelajaran yang sanggup meningkatkan kemampuan berguru dari penerima didik kita, yaitu para warga berguru tersebut.

Nah berikut ini akan kita ulas sedikit cara berguru sistem tutorial yang baik dan benar versi visiuniversal untuk pendidikan Nonformal dan informal, semoga sanggup memperbaiki kegiatan pembelajaran yang selama ini tidak ada kemajuan sama sekali.


Pembelajaran Mandiri dan jarak jauh


Dalam proses pembelajaran di Pendidikan Nonformal dan informal Warga berguru dan siswa SKB  diharapkan sanggup berguru secara mandiri. Cara berguru berdikari menghendaki warga berguru dan siswa untuk berguru atas prakarsa atau inisiatif sendiri. Belajar berdikari sanggup dilakukan secara sendiri ataupun berkelompok, baik dalam kelompok berguru maupun dalam kelompok torial.

SKB  menyediakan materi didik yang dibentuk khusus untuk sanggup di pelajari secara mandiri. Selain memakai materi didik yang disediakan oleh SKB , warga berguru dan siswa juga sanggup berinisiatif memanfaatkan perpustakaan, mengikuti tutorial baik secara tatap muka maupun melalui Internet (tutorial online/tunton), radio, dan televisi, serta memakai sumber berguru lain menyerupai materi didik berbantuan komputer dan acara audio/video. Apabila mengalami kesulitan belajar, warga berguru dan siswa sanggup meminta informasi atau dukungan tutorial kepada pamong Belajar UTP SKB setempat, melalui saluran tersebut di atas.

Belajar Dengan Program Audio/video
Belajar berdikari dalam banyak hal ditentukan oleh kemampuan berguru secara efisien. Kemampuan berguru bergantung pada kecepatan membaca dan kemampuan memahami isi bacaan. Untuk sanggup berguru berdikari secara efisien, warga berguru dan siswa SKB  dituntut mempunyai disiplin diri, inisiatif, dan motivasi berguru yang kuat. Warga berguru dan siswa juga dituntSKB  untuk sanggup mengatur waktunya dengan efisien, sehingga sanggup berguru secara teratur menurut acara berguru yang ditentukan sendiri. Oleh alasannya itu, semoga sanggup berhasil berguru di SKB dan PKBM lainnya, calon warga berguru dan siswa harus siap untuk berguru secara mandiri.

Bagaimana caranya semoga warga berguru dan siswa bisa berhasil dalam acara pendidikan luar sekolah?. Berikut  ini ialah beberapa tips yang bisa dilaksanakan oleh warga berguru dan siswa yang mengikuti pendidikan jarak jauh terutaama warga berguru dan siswa SKB .

Cara berguru dengan difasilitasi Tutor (Tutorial)

Tutorial (tutoring) ialah dukungan atau bimbingan berguru yang bersifat akademik oleh tutor kepada mahasiswa (tutee) untuk membantu kelancaran proses berguru madiri mahasiswa secara perorangan atau kelompok berkaitan dengan materi ajar. Tutorial dilaksanakan secara tatap muka atau jarak jauh menurut konsep berguru mandiri.
Konsep berguru berdikari dalam tutorial mengandung pengertian, bahwa tutorial merupakan dukungan berguru dalam upaya memicu dan memacu kemandirian, disiplin, dan inisiatif diri siswa dan warga berguru dalam berguru dengan minimalisasi intervensi dari pihak pembelajar/tutor. Prinsip pokok tutorial ialah “kemandirian warga belajar” (student’s independency). Tutorial tidak ada, jikalau kemandirian tidak ada. Jika warga berguru tidak berguru di rumah, dan tiba ke tutorial dengan ‘kepala kosong’, maka yang terjadi ialah “perkuliahan” biasa, bukan tutorial. Dengan demikian, secara konseptual tutorial perlu dibedakan secara tegas dengan “kuliah” (lecturing) yang umum berlaku di sekolah umum dan perguruan tinggi tatap muka, di mana kiprah guru dan pendidik sangat besar.

1. Dalam pertemuan tatap muka, seorang tutor  SKB/PKBM, harusnya bergantung pada umpan balik dari warga berguru dan siswanya, baik dengan pertanyaan maupun verbal wajah/fisik. Dalam acara jarak jauh, hal ini merupakan hal yang sangat sulit, dan Anda bertanggung jawab untuk memberitahu tutor wacana bagaimana Anda mendapatkan pelajaran baik melalui tutorial tatap muka, pembicaraan telepon, cat ataupun via e-mail.

2. Menunjukkan kemajuan dan ketaatan,Laporan perkembangan/kemajuan pembelajaran sanggup Anda terima melalui umpan balik yang diberikan oleh tutor. Mintalah acara evaluasi, kondisi dan metode untuk kemajuan Anda melalui materi-materi yang ada. Metode-metode tersebut  meliputi beberapa hal, diantaranya melalui tes-tes yang mencakup penguasaan pengetahuan atau hasil dari tugas-tugas yang diberikan,laporan-laporan,proyek-proyek, kasus studi, rangkuman pendidikan, dan masukan secara kualitatif dan kuantitatif dalam diskusi pelajaran dan proyek-proyek.

Hal yang perlu diperhatikan dan diingat bahwa Tugas tutor bukanlah mengajar tetapi membimbing warga berguru dalam memahami materi pelajaran, sehingga proses pembelajaran sanggup berjalan dengan lancar. Untuk itu diharapkan tutor yang paham akan problem Pendidikan. tutor juga harus memahami wacana pembelajaran orang remaja "Andragogik" alasannya sebagian besar wargabelajar kita ialah para siswa yang putus sekolah beberapa tahun yang lalu. 

Langkah-langkah kegiatan Tutorial pendidikan Nonformal dan informal

Untuk menghidupkan suasana kompetitif, setiap kelompok harus terus dipacu untuk menjadi kelompok yang terbaik. Oleh alasannya itu, selain acara anggota kelompok, kiprah ketua kelompok atau tutor sangat besar pengaruhnya terhadap keberhasilan kelompok dalam mempelajari materi didik yang disajikan. Ketua kelompok dipilih secara demokratis oleh seluruh siswa. Misalnya, jikalau di suatu kelas terdapat 46 siswa, berarti ada 9 kelompok dengan catatan ada satu kelompok yang terdiri atas 6 siswa. 

Sebelum diskusi kelompok terbentuk, siswa perlu mengajukan calon tutor. Seorang tutor hendaknya mempunyai kriteria: (1) mempunyai kemampuan akademis di atas rata-rata siswa satu kelas; (2) bisa menjalin kolaborasi dengan sesama siswa; (3) mempunyai motivasi tinggi untuk meraih prestasi akademis yang baik; (4) mempunyai perilaku toleransi dan empati dengan sesama; (5) mempunyai motivasi tinggi untuk menjadikan kelompok diskusinya sebagai yang terbaik; (6) bersikap rendah hati, pemberani, dan bertanggung jawab; dan (7) suka membantu sesamanya yang mengalami kesulitan.

Tutor atau ketua kelompok mempunyai kiprah dan tanggung jawab sebagai berikut: (1) memperlihatkan tutorial kepada anggota terhadap materi didik yang sedang dipelajari; (2) mengkoordinir proses diskusi semoga berlangsung kreatif dan dinamis; (3) memberikan permasalahan kepada guru pembimbing apabila ada materi didik yang belum dikuasai; (4) menyusun acara diskusi bersama anggota kelompok, baik pada ketika tatap muka di kelas maupun di luar kelas, secara rutin dan insidental untuk memecahkan problem yang dihadapi; (4) melaporkan perkembangan akademis kelompoknya kepada guru pembimbing pada setiap materi yang dipelajari.

Peran guru dalam metode diskusi kelompok terbimbing model tutor sebaya hanyalah sebagai fasilitator dan pembimbing terbatas. Artinya, guru hanya melaksanakan intervensi ketika betul-betul diharapkan oleh siswa. Diskusi kelompok terbimbing dengan model tutor merupakan kelompok diskusi yang beranggotakan 5-6 wargabe lajar pada setiap Kelompok Belajar di bawah bimbingan tutor mata pelajaran dengan memakai tutor sebaya. Tutor sebaya ialah siswa di kelas tertentu yang mempunyai kemampuan di atas rata-rata anggotanya yang mempunyai kiprah untuk membantu kesulitan anggota dalam memahami materi ajar. Dengan memakai model tutor sebaya diharapkan setiap anggota lebih gampang dan leluasa dalam memberikan problem yang dihadapi sehingga siswa yang bersangkutan terpacu semangatnya untuk mempelajari materi didik dengan baik.



Sistem Belajar dengan "Murder" (http://www.studygs.net/indon/murder.htm)

Salah Satu Sistem Belajar yang sanggup diterapkan warga berguru dan siswa pada sistem berguru berdikari dan jarak jauh ialah dengan sistem "Murder". Sistem ini apabila diterapkan dengan sungguh-sungguh akan menjadikan berguru Anda efektif dan efisien. Penjelasan dari system MURDER ini ialah sebagai berikut .
MURDER (English) = Mood – Understand – Recall – Digest – Expand – Review yang apabila dijabarkan lebih lanjSKB  seperti berikut . (Perincian sistem berguru "MURDER" ini, yang diubahsuaikan dari buku The Complete Problem Solver oleh Bob Nelson)

1. Mood - Suasana Hati

Ciptakan selalu mood yang nyata untuk berguru alasannya menyerupai pepatah menyampaikan “tak kenal maka tak sayang, maka sebaiknya warga berguru dan siswa mencoba mengenali lebih dulu materi, dosen/tSKB or atau buku materi pokok. Setelah kita mengenal hal-hal tersebSKB  maka akan timbul rasa suka terhadap mata kuliah ini. Selain itu, Anda juga harus selalu berusaha untuk membuat atau membuat perasaan senang dan senang setiap kali akan mempelajari materi. Caranya sanggup dilakukan dengan memilih waktu, lingkungan dan perilaku berguru yang sesuai dengan pribadi masing-masing.

2. Understand - Pemahaman

Bacalah buku materi pokok secara keseluruhan. Beri tanda kalimat/kata yang tidak dimengerti. Kemudian jikalau ada kesempatan cobalah untuk mencari tahu dengan bertanya atau mencari sumber-sumber lain untuk menemukan jawaban/ informasi terhadp kalimat/kata/hal yang tidak dimengerti tersebSKB . Tidak perlu aib untuk bertanya pada sobat sejawat, tSKB or ataupun pihak lain yang Anda anggap lebih mengetahui hal tersebSKB .

3. Recall - Ulang:

Ulangi materi yang telah dipelajari secara periodik dan berkesinambungan. Misalnya setiap seminggu sekali . Caranya ialah dengan membuat rangkuman (bukan ringkasan) dengan memakai kata-kata sendiri wacana materi yang sudah dipelajari. Lakukan pengulangan menyerupai Anda membuat spiral sehingga pengulangan yang Anda lakukan tetap akan menyentuh materi pertama yang Anda pelajari.

4.Digest - Telaah

Baca kembali;I hasil rangkuman yang telah Anda buat, jikalau masih ada yang kurang terperinci cobalah untuk mencari klarifikasi lebih lanjSKB  pada sumber berguru yang terkait atau diskusikan dengan sobat sejawat, atau tutor/dosen Anda.

5. Expand - Kembangkan

Kembangkan materi yang telah Anda pelajari dan telah Anda rangkum tadi dengan cara mencoba menerapkan pada kehidupan Anda sehari-hari. Seandainya Anda seorang guru, cobalah menerapkan materi yang Anda pelajari tersebut  pada kegiatan pembelajaran di kelas Anda. Catat apa saja kekurangan dan kelebihan dari materi tersebSKB  saat diterapkan di lapangan. Buat catatan yang lengkap dan gunakan catatan tersebSKB  untuk didiskusikan dengan sobat sejawat atau tSKB or/dosen Anda. Selain dengan cara tersebut  dapat pula dilakukan dengan mencoba membuat soal menurut materi tersebut  yang telah dipelajari dan yang akan Anda jawab sendiri. Apakah Anda bisa menjawab semua soal tersebut  dengan baik?.


Hal yang perlu diperhatikan dalam Evaluasi dan ujian Akhir Pehabtanas.

Secara konseptual penilaian terhadap warga berguru Paket A, B dan C dilaksanakan dalam bentuk penilaian proses pembelajaran modul, penilaian sekelompok modul dan penilaian hasil berguru tahap selesai akhir (Perhabnatas). 

Secara umum langkah penilaian tersebut di lapangan sudah dilaksanakan, khusus untuk Perhabnatas materi pelajaran yang diujikan mencakup PPKn, Bahasa Indonesia, IPA, IPS dan matematika untuk Paket A dan ke lima bidang studi tersebut ditambah Bahasa Inggris untuk Paket B. pelaksanaan pengembangan soal dan pemerikasaan hasil ujian tidak dikelola oleh perencana dan pelaksana pembelajaran.

Pelaksanaan Perhabnatas masih menghadapi beberapa masalah, antara lain:
  1. terbatasnya jumlah tenaga yang handal yang bisa menangani Perhabnatas;
  2. pendaftaran penerima ujian yang sering terlambat;
  3. pendaftaran penerima tidak sekaligus, alhasil sering berbeda antara data yang dikirim oleh tempat dengan data yang diterima di pusat;
  4. data penerima yang sering berubah-ubah, alhasil menghambat dalam membuat pengumuman kelulusan;
  5. longgarnya pengawasan, alhasil di beberapa daeah ditemukan adanya kesenjangan pelaksanaan;
  6. terlambatnya pengumuman akhir terlambat pengembalian Lembar Jawaban Kerja (LJK) dari tempat ke pusat, yang sanggup menjadikan kurang kepercayaan penerima pada sistem yang dibangun.
UNBK Kesetaraan Peket C Setara - Foto:pauddikmaskalsel.kemdikbud.go.id


Penutup

Demikianlah ulasan sedikit cara berguru sistem tutorial yang baik dan benar versi visiuniversal untuk pendidikan Nonformal dan informal. Walaupun masih ada aneka macam kendala, namun acara kejar paket merupakan salah satu acara yang sangat strategis untuk sanggup membantu mengatasi aneka macam permasalahan pendidikan kini ini. Hingga ketika ini acara kejar paket A saja masih banyak diminati, dan minat masyarakat sangat tinggi untuk mengikuti pendidikan kesetaraan paket B dan kejar paket C. Untuk itu acara ekspansi kanal dan peningkatan mutu pendidikan melalui pendidikan nonformal dan informal, khususnya acara kejar paket masih perlu diadakan dan perlu ditingkatkan kualitasnya. akhirnya kami ucapkan Terimakasih. semoga bermanfaat. Wassalam.


Sumber: dirangkum dari aneka macam sumber!

Sumber https://visiuniversal.blogspot.com/
ADSENSE 336 x 280 dan ADSENSE Link Ads 200 x 90

0 Response to "Cara Berguru Sistem Tutorial Kesetaraan Yang Baik Dan Benar Di Pnf"

Posting Komentar